Iklan

iklan

Kendalikan Inflasi, Pemkab Aceh Tamiang Tandatangan KAD

Rumohacehnews
Senin, Februari 26, 2024 | Februari 26, 2024 WIB Last Updated 2024-02-28T15:07:03Z
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Muslizar dan Pj. Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menunjukkan naskah perjanjian KAD di ruang rapat Bupati, Minggu (25/02/2024)/Liputaesia/Dedi.



Aceh Tamiang – Gerak cepat kembali dilakukan oleh Pemkab Aceh Tamiang dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Usai persiapan pendirian Rumah Pangan Kita (RPK), Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra yang diwakili Plh. Sekretaris Daerah, Muslizar, menandatangani perjanjian Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Pj. Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, di ruang rapat Bupati, Minggu (25/02/2024) pagi.

Menyampaikan pengantarnya sebelum penandatanganan perjanjian KAD, Plh. Sekda, Muslizar menegaskan, pihaknya sangat mendukung kerjasama kedua daerah ini, dan tentu langkah ini akan menguntungkan keduanya. Terlebih dalam pengendalian inflasi, Muslizar mengakui perlunya dibangun kerjasama antar daerah agar dapat membantu satu sama lain, terutama dalam menyuplai kebutuhan pangan warga.

“Dengan adanya kerjasama ini kami tentu berkeinginan Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Besar saling bersinergi sehingga mampu memberi manfaat bagi masyarakat di kedua daerah,” demikian kata Muslizar.

Senada dengan itu, Pj. Bupati Aceh Besar, M. Iswanto menyebutkan, kerjasama antar daerah merupakan salah satu strategi dalam upaya saling memberikan dukungan potensial yang dimiliki salah satu daerah bagi daerah lain yang sifatnya saling menguntungkan.

“Kita melihat Kota Kualasimpang sebagai daerah Aceh yang sangat dekat dengan Kota Besar di Sumatera Utara, sehingga punya peluang kerja sama dalam hal distribusi barang untuk membantu Aceh Besar yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari Sumatera Utara,” ujar Iswanto.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Iswanto menjelaskan, Aceh Besar selama ini telah menjadi daerah penyandang swasembada pangan atau gabah. Setelah MoU ini diharapkan bisa diatur sub-sub kerjasama untuk mendukung kabupaten Aceh Tamiang di bidang swasembada pangan. “Sebagai daerah swasembada pangan, setelah KAD ini diharapkan bisa diatur sub-sub kerjasama untuk mendukung Aceh Tamiang di bidang pangan,” katanya.

Disebutkan Pj. Bupati Iswanti, Kabupaten Aceh Besar memiliki pasar Induk Lambaro yang saat ini telah mampu menopang kebutuhan pangan untuk tiga daerah sekitar, yaitu Kota Banda Aceh, Kota Sabang dan Kabupaten Aceh Jaya.

“Pasar Induk Lambaro, saat ini merupakan penopang pangan untuk pasar-pasar wilayah sekitar, baik untuk pasar Al Mahirah Banda Aceh, maupun untuk pasar
di Sabang dan Aceh Jaya,” sebutnya.

(Nasa)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kendalikan Inflasi, Pemkab Aceh Tamiang Tandatangan KAD

Trending Now

Iklan

iklan