![]() |
| Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.foto.dok//rumohacehnews |
Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam sambutan tersebut, pemerintah pusat menegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum penting untuk merefleksikan sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan pendidikan nasional.
Pidato menteri menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta nilai-nilai kemanusiaan. Konsep pendidikan yang memuliakan manusia, sebagaimana diwariskan tokoh pendidikan nasional, kembali ditekankan dalam peringatan tahun ini.
Selain itu, pemerintah pusat juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya penguatan pembelajaran mendalam (deep learning), digitalisasi pendidikan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif. Program-program tersebut disebut sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dalam pidato tersebut juga disampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, serta mendorong penguatan literasi, numerasi, dan bidang sains serta teknologi.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian, seperti kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, keterbatasan infrastruktur, serta kesiapan tenaga pendidik dalam menghadapi transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
Peringatan Hardiknas di Lhokseumawe berlangsung khidmat dan menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Pemerintah berharap momentum ini dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas di seluruh wilayah.
.png)


.png)