Iklan

Bupati Aceh Utara Resmikan Huntap Terpadu Donasi Buddha Tzu Chi untuk Korban Bencana"

Syahrial
Jumat, 05 Juni 2026 | 14:02 WIB Last Updated 2026-06-05T07:04:03Z
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meresmikan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpadu yang dibangun melalui donasi Yayasan Buddha Tzu Chi.foto.dok//prokopim.

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meresmikan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpadu yang dibangun melalui donasi Yayasan Buddha Tzu Chi di Gampong Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, Kamis (4/6/2026). Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, didampingi Sekretaris Daerah Dayan Albar serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan yayasan, tokoh masyarakat, dan warga penerima manfaat.

Program pembangunan huntap ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Utara. Hunian tersebut disiapkan untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan permanen bagi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Ismail A. Jalil menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah berkontribusi dalam membantu masyarakat Aceh Utara. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Pembangunan huntap ini merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong yang harus terus dijaga. Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain meresmikan kawasan huntap, rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas yang telah dibangun. Kehadiran hunian permanen ini diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga yang selama ini menempati hunian sementara.

Dari sisi kemanusiaan, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi menyebutkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah. Mereka berharap hunian yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi awal bagi kehidupan yang lebih stabil bagi para penerima manfaat.

Meski demikian, sejumlah pemerhati kebencanaan menilai keberhasilan program relokasi tidak hanya diukur dari tersedianya rumah permanen. Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan tersedianya fasilitas pendukung seperti akses air bersih, sarana pendidikan, layanan kesehatan, serta peluang ekonomi bagi warga yang direlokasi agar kawasan huntap dapat berkembang secara berkelanjutan.

Warga penerima manfaat menyambut baik peresmian huntap tersebut. Mereka berharap hunian baru yang telah ditempati dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup setelah sebelumnya menghadapi dampak bencana yang mengakibatkan kehilangan tempat tinggal.

Dengan diresmikannya Huntap Relokasi Terpadu di Kecamatan Baktiya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menargetkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sekaligus menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat terdampak bencana.




Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Aceh Utara Resmikan Huntap Terpadu Donasi Buddha Tzu Chi untuk Korban Bencana"

Trending Now

Iklan