Notification

×

Iklan

Iklan

www.domainesia.com

Bupati Mursil: UMKM Motor Pembangunan Ekonomi Daerah

22 Jun 2022 | 03:48 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-20T19:11:54Z
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, menerima cinderamata dari Kepala Bea Cukai Langsa, Sulaiman, saat pembukaan Sosialisasi UMKM Week 2022, Rabu (22/6/22) di aula Setdakab.

Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, menyebutkan kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia ini telah memiliki sejumlah produk UMKM yang berstandar ekspor. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi UMKM Week 2022, Rabu (22/6/22) pagi. Kegiatan yang digelar secara hibrida ini dipusatkan di aula Setdakab setempat.

“Berbicara UMKM, Aceh Tamiang sebenarnya sudah memiliki sejumlah produk inovatif yang berstandar ekspor. Ada songket tenun motif khas daerah, ada teh daun kelor, dan beberapa lainnya,” terang Bupati.

Disebutkannya, Aceh Tamiang di era pemerintahannya serius membangun sektor UMKM. Hal tersebut, terangnya karena Aceh Tamiang bukan daerah industri, jadi salah satu strategi utama pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

“Sektor UMKM ini motor pembangunan ekonomi daerah. Kita mesti fokus di sini. UMKM ini terbukti bertahan di segala badai. Krismon 1998, dan di masa pandemi dua tahun kemarin, sektor ini masih kuat berdiri,” sebut Bupati lugas.

Lebih lanjut Bupati Mursil mengapresiasi Kantor Bea Cukai Langsa yang menginisiasi Sosialisasi UMKM Week 2022. Melalui kegiatan tersebut ia berharap pelaku UMKM mampu mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala kantor bea cukai langsa, Sulaiman mengatakan, bea cukai selain sebagai institusi kepabeanan juga memiliki fungsi sebagai Industrial Assistance. Dalam fungsi tersebut, Sulaiman mengatakan, Kantor Bea Cukai berkewajiban melindungi industri dalam negeri dari masuknya barang-barang ilegal; membantu peningkatan daya saing industri dalam negeri; dan mendukung peningkatan daya saing produk ekspor.

Selain industrial assistance, sambung Sulaiman, Bea Cukai juga bertindak sebagai Trade Facilitator yang bertugas salah satunya menekan ekonomi berbiaya tinggi. Berbekal dua fungsi itulah, ia melanjutkan, pihaknya menggelar kegiatan bagi pelaku UMKM tersebut.

“Terlebih di era pandemi, terjadi perlambatan ekonomi, Bu Menkeu memerintahkan kami untuk mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM,” tambah Sulaiman lagi.

Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini diikuti puluhan pelaku UMKM dalam Kabupaten Aceh Tamiang. Tampak hadir Kepala KPPN Langsa, Insulinda Tarigan, sejumlah Kepala SKPK, dan para tamu undangan lainnya.
×
Berita Terbaru Update