Iklan

Wali Kota dan Ketua TP PKK Lhokseumawe Kembali Salurkan Bantuan Gampong Terdampak Banjir

Syahrial
Rabu, 26 November 2025 | 21:02 WIB Last Updated 2025-11-26T14:02:30Z


Di tengah hujan deras yang tak kunjung reda dan debit air yang terus meningkat, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH bersama Ketua TP PKK Ny. Yulinda Sayuti kembali turun langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga.foto.dok//hum

Lhokseumawe ,26 November 2025— Di tengah hujan deras yang tak kunjung reda dan debit air yang terus meningkat, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH bersama Ketua TP PKK Ny. Yulinda Sayuti kembali turun langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di empat gampong: Gampong Jawa dan Gampong Tumpok Teungoh di Kecamatan Banda Sakti, serta Meunasah Mee dan Blang Crum di Kecamatan Muara Dua.


Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota dan Ketua TP PKK turut didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, Kepala BPKD, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kabag Umum Setdako, Kabag Prokopim Setdako, Camat Banda Sakti, serta Sekcam Muara Dua.



Bantuan darurat yang disalurkan berupa beras, mie instan, roti, air minum, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang dibagikan langsung kepada warga terdampak untuk memastikan mereka mendapatkan suplai logistik yang memadai selama kondisi banjir belum mereda.



Sejak pagi, intensitas hujan di Kota Lhokseumawe terus meningkat. Tanpa menunggu cuaca membaik, rombongan menerabas derasnya hujan untuk mempercepat penanganan di lapangan. Kehadiran para pemimpin ini disambut haru oleh warga yang mulai kelelahan menghadapi genangan air yang kini mencapai 30–70 sentimeter.




“Ini bukan saatnya menunggu. Kita harus turun, melihat langsung kondisi masyarakat, dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi,” ujar Wali Kota saat menyerahkan bantuan kepada warga.

Pemerintah Kota Lhokseumawe sebelumnya telah menetapkan status siaga bencana banjir dan longsor sejak 24 November 2025. Status ini akan berlangsung hingga 15 Januari 2026, dengan kemungkinan diperpanjang sesuai kondisi lapangan.

Hingga hari ini, sebanyak 68 gampong di empat kecamatan terendam banjir akibat tingginya curah hujan dan gelombang pasang laut yang mencapai 2–3 meter dan masuk ke permukiman warga.

“Kondisi ini adalah alarm bagi kita semua bahwa penanganan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi. Pemerintah Kota akan terus berada bersama masyarakat,” tegas Wali Kota Sayuti.

Untuk memudahkan pelayanan, Pemko Lhokseumawe telah membuka Posko Informasi dan Pengaduan Bencana di Lantai 1 Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pelaporan kondisi darurat, serta pengumpulan bantuan untuk warga terdampak.

Turunnya Wali Kota dan Ketua TP PKK ke lokasi banjir dalam kondisi hujan deras bersama jajaran dinas terkait memberikan dorongan semangat bagi warga. Banyak masyarakat mengaku terharu melihat para pemimpin turun langsung, tidak ragu menerobos banjir demi memastikan keselamatan dan kebutuhan mereka terpenuhi.

Dengan hujan yang masih turun hingga malam hari, Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang bermukim di wilayah rendah.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wali Kota dan Ketua TP PKK Lhokseumawe Kembali Salurkan Bantuan Gampong Terdampak Banjir

Trending Now

Iklan