Iklan

Pembinaan Spiritual di Lapas Jadi Sorotan: Penyuluh KUA Dorong Warga Binaan Bangun Keseimbangan Hidup

Syahrial
21 April 2026 | 11:34 WIB Last Updated 2026-04-21T04:34:41Z

     

 Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II/A Lhokseumawe, kegiatan penyuluhan agama foto.dok//diana rri

Lhokseumawe – Upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan kembali menjadi perhatian dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II/A Lhokseumawe, kegiatan penyuluhan agama digelar pada Senin (20/4/2026) sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian.

Penyuluh dari Kantor Urusan Agama (KUA) Banda Sakti, Tengku Syamsyudin, S.HI., dalam kegiatan tersebut mengajak warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui keseimbangan antara hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya konsep hablum minallah sebagai fondasi utama dalam proses perbaikan diri. Nilai ini diwujudkan melalui peningkatan ibadah, taubat, rasa syukur, serta sikap tawakkal kepada Allah. Menurutnya, pendekatan spiritual tersebut dapat menjadi jalan menuju ketenangan batin sekaligus membuka harapan baru bagi warga binaan.

Selain itu, aspek hablum minannas juga menjadi sorotan dalam penyuluhan tersebut. Tengku Syamsyudin menegaskan bahwa menjaga hubungan baik antar sesama merupakan bagian penting dari proses pembinaan, terutama dalam membangun kembali kehidupan sosial setelah menjalani masa pidana.

“Sikap jujur, amanah, sabar, dan pemaaf harus terus ditanamkan. Ini bukan hanya untuk kehidupan di dalam lapas, tetapi juga sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Program pembinaan berbasis keagamaan seperti ini dinilai sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan nasional, yakni tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih baik dan siap berintegrasi kembali ke tengah masyarakat.

Sejumlah pihak menilai, penguatan pembinaan spiritual di lapas perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pembinaan lainnya, guna memastikan proses reintegrasi sosial berjalan optimal serta menekan angka residivisme di tingkat nasional.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pembinaan Spiritual di Lapas Jadi Sorotan: Penyuluh KUA Dorong Warga Binaan Bangun Keseimbangan Hidup

Trending Now

Iklan

iklan