Iklan

Bhayangkara Fest 2026 Jadi Ruang Kebersamaan, Ribuan Warga Ikuti Kajian Ustaz Adi Hidayat

Syahrial
Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB Last Updated 2026-06-20T03:50:58Z

Ribuan warga memadati lokasi Bhayangkara Fest 2026 untuk mengikuti kajian kebangsaan yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat pada malam pembukaan acara, Jumat (19/6/2026). Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi, menjadikan Bhayangkara Fest 2026 sebagai ruang kebersamaan, silaturahmi, dan penguatan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan.foto.dok//ist
BANDA ACEH – Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan pada Jumat (19/6/2026) malam. Ribuan masyarakat tetap memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara pembukaan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Aceh.


Salah satu agenda utama dalam pembukaan tersebut adalah kajian Islami yang disampaikan oleh Ustaz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. Kehadiran dai nasional itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang antusias mengikuti kajian bertema kebangsaan hingga acara berakhir.

Dalam kajiannya, Ustaz Adi Hidayat mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Nilai-nilai kebangsaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab bersama, baik sebagai umat beragama maupun sebagai warga negara.

Ketua Panitia Bhayangkara Fest 2026, Kombes Pol. Shobarmen, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Kreatif untuk Indonesia Maju”. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pembangunan dan kemajuan Indonesia.

“Indonesia yang maju membutuhkan kolaborasi dari pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, generasi muda, hingga seluruh lapisan masyarakat. Karena itulah Bhayangkara Fest 2026 kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi dalam semangat kebersamaan,” ujar Shobarmen.

Ia menjelaskan, di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, kreativitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong lahirnya inovasi, membuka peluang ekonomi, memperkuat persatuan, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Shobarmen, penyelenggaraan Bhayangkara Fest 2026 juga menjadi upaya Polda Aceh untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga sebagai momentum membangun kedekatan, komunikasi, dan kolaborasi yang lebih kuat dengan masyarakat.

“Melalui Bhayangkara Fest, kami ingin menghadirkan ruang interaksi yang positif antara Polri dan masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Data panitia mencatat, sebanyak 5.222 pengunjung menghadiri malam pembukaan Bhayangkara Fest 2026. Tingginya jumlah kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap berbagai rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Aceh.

Selain menjadi ajang perayaan, Bhayangkara Fest 2026 juga diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan bangsa, sejalan dengan tema yang diusung pada tahun ini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bhayangkara Fest 2026 Jadi Ruang Kebersamaan, Ribuan Warga Ikuti Kajian Ustaz Adi Hidayat

Trending Now

Iklan