Iklan

Pemkab Aceh Utara dan KKP Tebar Bibit Kerapu di Gampong Lancok, Dorong Pemulihan Ekonomi Nelayan Pascabencana

Redaksi
Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:29 WIB Last Updated 2026-08-06T10:29:59Z
Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. (Ayah Wa) bersama Anggota Komisi IV DPR RI H. T.A. Khalid dan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas bibit ikan kerapu di Kampung Nelayan Merah Putih, Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kamis (6/8/2026). Program tersebut merupakan bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor kelautan dan perikanan pascabencana.foto.ist

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia serta Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan rehabilitasi sektor kelautan dan perikanan melalui pelepasliaran bibit ikan kerapu dan penyerahan pakan kepada kelompok nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kamis (6/8/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (PRR) pascabencana yang difokuskan pada pemulihan sektor perikanan budidaya sekaligus mendorong bangkitnya ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, memimpin langsung pelepasliaran bibit ikan kerapu serta menyerahkan bantuan pakan secara simbolis kepada kelompok nelayan penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh H. T.A. Khalid, M.M., Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh yang dipimpin Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A., perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kepala daerah dan kepala dinas kelautan dan perikanan dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, Muspika Kecamatan Syamtalira Bayu, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara menegaskan bahwa pemulihan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam memulihkan sarana dan prasarana perikanan serta membangkitkan kembali ekonomi nelayan pascabencana," ujar Ismail A. Jalil.

Di sela kegiatan, Bupati bersama rombongan juga meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan fasilitas budidaya perikanan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih guna melihat secara langsung kondisi infrastruktur dan aktivitas masyarakat pesisir.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Komisi IV DPR RI atas dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan sektor perikanan di Aceh Utara.

Menurutnya, bantuan bibit ikan dan pakan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya, memperkuat ketahanan ekonomi nelayan, sekaligus mempercepat pemulihan kawasan pesisir yang terdampak bencana.

Salah seorang nelayan penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir.

"Bantuan ini nyata dan langsung kami rasakan manfaatnya untuk keberlanjutan usaha budidaya. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut agar produksi perikanan kembali meningkat," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI H. T.A. Khalid menyatakan pihaknya terus mengawal berbagai program pemulihan sektor kelautan dan perikanan agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai dukungan pemerintah pusat melalui program rehabilitasi pascabencana menjadi langkah strategis dalam mengembalikan produktivitas sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir Aceh.

Sebelum mengunjungi Gampong Lancok, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga menyerahkan bantuan satu unit ekskavator tipe PC 135F kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di halaman Kantor Bupati, Landing, Lhoksukon. Alat berat tersebut akan digunakan untuk membersihkan tambak masyarakat yang tertimbun sedimentasi akibat bencana sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi kawasan pesisir.

Rangkaian bantuan yang disalurkan KKP tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan di Aceh Utara, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penguatan budidaya dan perbaikan infrastruktur pendukung.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Aceh Utara dan KKP Tebar Bibit Kerapu di Gampong Lancok, Dorong Pemulihan Ekonomi Nelayan Pascabencana

Trending Now

Iklan