Notification

×

Iklan

Iklan

www.domainesia.com

Buka Lomba Masak, Bupati Mursil Ajak Masyarakat Cari Alternatif Pengganti Nasi

18 Agu 2022 | 21:58 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-11T15:35:34Z


Aceh Tamiang – Masih dalam suasana menyemarakkan HUT RI ke 77, TP-PKK Aceh Tamiang bersama dengan Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang menggelar lomba masak serba ikan dan lomba cipta menu B2SA tahun 2022. Bertempat di Tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang, pada Rabu (18/08/2022).

Dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Mursil, SH, M.Kn, beliau mengungkapkan kegiatan ini sangat penting karena dapat meningkatkan kreatifitas ibu-ibu dalam mengolah makanan.

“Presiden RI saja sudah berulang kali menyampaikan, saat ini dunia sedang memasuki kondisi krisis ekonomi dan menyebabkan meningkatkan inflasi seluruh dunia dan juga krisis makanan. Tentunya kita berharap hal tersebut tidak berdampak di Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, jika ibu-ibu kreatif maka kondisi krisis ekonomi bisa dilewati dengan mengasah kreatifitas memasak dalam mengolah makanan dengan nilai gizi tinggi.

“Terlebih lagi jika dapat mengolah makanan pengganti beras, di mana saat ini kebutuhan beras kita semakin bertambah namun lahan untuk menanam padi tidak bertambah,” lanjutnya lagi.

Sebelumnya, pada laporan Ketua Panitia Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, drh. Asma’i mengatakan, perlombaan diikuti oleh TP-PKK 12 kecamatan se-Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun yang diperlombakan ialah lomba cipta menu B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan.

Dari laporan panitia, nantinya juara pertama untuk lomba masak serba ikan mendapatkan Rp. 10 juta, juara kedua mendapatkan Rp. 7 juta dan juara ketiga mendapatkan Rp. 5 juta dan hadiah hiburan Rp. 2 juta. Sementara untuk Lomba B2SA, juara pertama mendapatkan Rp. 12 juta, juara kedua mendapatkan Rp. 10 juta dan juara ketiga mendapatkan Rp. 8 juta dan hadiah hiburan Rp. 3,5 juta.

Sementara itu Ketua TP-PKK Aceh Tamiang Dr. Rita Syntia, ST, MM mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Dirinya mengatakan bahwa makanan-makanan yang dibuat dari olahan ikan ini sangat baik untuk mencegah stunting dan dapat dikemas untuk anak-anak usia dini.

“Tentunya dari 12 Kecamatan yang ikut serta ini pasti memiliki khas sendiri dari daerahnya masing-masing,” tuturnya.

Hadir Unsur Forkompimda Aceh Tamiang, Ketua DWP, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit KCK Kodim 0117, para kepala perangkat daerah, para Camat beserta Ketua TP-PKK Kecamatan dan para peserta lomba dari 12 Kecamatan.

×
Berita Terbaru Update