Iklan

Curah hujan yang sangat tinggi 6 kecamatan di aceh utara terpaksa harus mengungsi,

Syahrial
Senin, 24 November 2025 | 09:57 WIB Last Updated 2025-11-24T02:57:23Z

Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara selama beberapa hari kedepan memicu bencana banjir dan abrasi tebing sungai yang meluas.dok//RA


Aceh Utara-- 24 November 2025--Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara selama beberapa hari kedepan memicu bencana banjir dan abrasi tebing sungai yang meluas. Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, bencana ini terjadi di setidaknya enam kecamatan.

 Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Utara, Fuad Mukhtar, dalam laporan sementara PUSDALOPS-PB, menyebutkan bahwa bencana mulai terjadi sejak Sabtu. Kronologi dan Dampak Banjir di Permukiman Banjir disebabkan oleh meluapnya empat aliran sungai utama di Aceh Utara: Krueng Jambo Aye, Krueng Arakundo, Krueng Pase, dan Krueng Mane. Ketinggian air di permukiman warga bervariasi antara 30 hingga 50 cm, merendam sebagian besar rumah di wilayah terdampak.

Kerusakan Fisik: Satu unit rumah di Kecamatan Langkahan mengalami rusak berat (amblas jatuh ke sungai) akibat abrasi tebing sungai. Selain itu, enam unit rumah warga di Gampong Tanjong Glumpang (Baktya) mengalami rusak ringan. Lumpuh Total.

 Jalan utama desa di Gampong Alue Dama (Baktya) lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan. Sektor Pertanian: Di Gampong Matang Lada (Seuneuddon), ratusan hektar tambak dan puluhan hektar sawah telah rata terendam air banjir, menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Rawan Jebol: Tanggul Sungai Krueng Pase di Gampong Teungoh, Kecamatan Syamtalira Aron, dilaporkan terkikis parah dan rawan jebol. Berita Pilihan


Secara keseluruhan, banjir melanda enam kecamatan. Kecamatan Baktya menjadi wilayah dengan dampak paling luas, melibatkan puluhan gampong. Enam Kecamatan Terdampak: Tanah Jambo Aye: (6 Gampong) Seuneuddon: (11 Gampong, termasuk 125 KK di Ule Rubek Timu) Baktya: (20 Gampong lebih, termasuk 150 KK di Glumpang Samlakoe) Muara Batu: (1 Gampong)

Langkahan: (1 Gampong, fokus Abrasi Tebing Sungai) Syamtalira Aron: (1 Gampong, fokus Tanggul rawan jebol) Kebutuhan Mendesak dan Upaya Penanganan Berdasarkan data PUSDALOPS-PB BPBD Aceh Utara, sebagian warga di Kecamatan Baktya dan Seunuddon telah mengungsi dengan menumpang di rumah kerabat atau tetangga. Total Pengungsi Sementara (per Gampong):

Kec. Seunuddon, Gp. Ule Rubek Timu: 125 KK (725 Jiwa) mengungsi di bale dusun keude. Kec. Baktya: Pengungsi (KK dan Jiwa) tersebar di Gp. Matang Kareung, Alue Dama, Tanjong Glumpang, Matang Panyang, Alue Serdang, Glumpang Samlakoe, Cot Mane, dan Krueng Lingka Barat, menumpang di rumah saudara. Kebutuhan Mendesak yang Diperlukan: Alat Berat: Untuk menormalisasi alur pembuangan yang tersumbat lumpur dan sampa

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Curah hujan yang sangat tinggi 6 kecamatan di aceh utara terpaksa harus mengungsi,

Trending Now

Iklan