Bantuan kemanusiaan ini disalurkan langsung melalui posko induk banjir yang telah didirikan di kedua kabupaten tersebut. Langkah cepat ini diambil mengingat kondisi darurat dan kebutuhan mendesak para korban banjir. PGE berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Willya Retnosari, Relations Manager PGE, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan. "Bantuan masa panik ini kita serahkan di saat masyarakat sangat membutuhkan bantuan konsumsi, karena terpaksa harus mengungsi akibat rumahnya terendam banjir," ujarnya di Lhokseumawe. Distribusi bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para pengungsi.
PGE Salurkan Bantuan Banjir Aceh dengan fokus pada kebutuhan pokok di Aceh Utara. Wilayah ini menerima sejumlah besar logistik penting untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Bantuan disalurkan secara terkoordinasi melalui posko induk banjir setempat.
Secara rinci, bantuan untuk Aceh Utara meliputi 4,1 ton beras, 13.000 bungkus mi instan, serta 400 bungkus biskuit. Ketersediaan makanan ini sangat krusial bagi warga yang kehilangan akses dapur dan pasokan pangan. Mi instan dan biskuit menjadi pilihan praktis untuk konsumsi darurat.
Selain itu, PGE juga menyediakan 11.000 cup air mineral dan 200 liter minyak goreng untuk warga Aceh Utara. Air mineral memastikan kebutuhan hidrasi terpenuhi, sementara minyak goreng mendukung kegiatan memasak di dapur umum atau posko pengungsian. Seluruh bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup sementara.
Untuk Kota Lhokseumawe, PGE menyalurkan 3,8 ton beras, 12.000 bungkus mi instan, dan 200 bungkus biskuit. Jumlah ini disesuaikan dengan estimasi kebutuhan dan jumlah pengungsi di wilayah tersebut. Ketersediaan beras menjadi fondasi utama pasokan pangan.
Melengkapi bantuan pangan, disalurkan pula 8.000 cup air mineral dan 100 liter minyak goreng. Pasokan air bersih dan minyak goreng merupakan komponen penting dalam penanganan darurat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit kenyamanan di tengah situasi sulit yang dialami warga Lhokseumawe.
Penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen PT Pema Global Energi terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. PGE secara aktif terlibat dalam upaya penanganan bencana alam yang menimpa masyarakat sekitar wilayah operasinya. Dukungan dari BPMA juga memperkuat sinergi dalam kegiatan kemanusiaan ini.
Willya Retnosari berharap bantuan masa panik ini dapat benar-benar meringankan beban masyarakat. Fokus utama adalah membantu warga yang berada di sekitar area operasional perusahaan di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Inisiatif ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial PGE yang berkelanjutan.
Koordinasi dengan posko induk banjir memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. Setiap item bantuan telah diperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan darurat. PGE akan terus memantau situasi dan siap memberikan dukungan lebih lanjut jika diperlukan oleh masyarakat.
Home
bantuan banjir
Berita Daerah
pemkab
pge
Pt pema global energy.(PGE) Menyalurkan Bantuan Banjir Aceh Utara dan Lhokseumawe, Ringankan Beban Korban
Pt pema global energy.(PGE) Menyalurkan Bantuan Banjir Aceh Utara dan Lhokseumawe, Ringankan Beban Korban

-PT Pema Global Energi (PGE) telah menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Penyaluran ini dilakukan atas dukungan penuh dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pada Jumat, (29/11) Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban ribuan warga yang terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam air.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Syahrial
Trending Now
-
Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, menghadiri tiga rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK).foto dok.rumohacehnews ...
-
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe menggelar apel penyematan kenaikan pangkat bagi pegawai,foto.dok//rumohacehnews Lhokseumawe- 22...
-
Pemerintah Kota Lhokseumawe mulai mengambil langkah tegas terhadap maraknya usaha sarang burung walet tanpa izin.foto.dok//rumohacehnew...
-
Nurhasanah bersama belasan perempuan kepala rumah tangga lainnya mengikuti pelatihan dan pendampingan perawatan Kakao dari PHE NSO. Saat in...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026.foto.dok//rumohacehnews Lhokse...
