Iklan

Ayah wa siap menghibahkan lahan pribadinya untuk korban banjir di aceh utara

Syahrial
Kamis, 25 Desember 2025 | 09:55 WIB Last Updated 2025-12-25T02:55:19Z
  
Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil menyatakan siap menghibahkan lahan pribadinya untuk pembangunan rumah korban terdampak banjir. dok//kom


Aceh Utara--24 Desember 2025--Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil menyatakan siap menghibahkan lahan pribadinya untuk pembangunan rumah korban terdampak banjir. Hal itu disampaikan Ayahwa -sapaan akrabnya- saat menerima Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Posko Utama Banjir Aceh Utara, Rabu (24/12). Buddha Tzu Chi rencananya akan membuat rumah tipe 36 dengan model rumah kompleks.

 Peletakan batu pertama pembangunan akan dilakukan pada 30 Desember 2025. Ayahwa menyebutkan, Pemkab Aceh Utara sudah menyiapkan lahan seluas 24 hektar yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Seperti Kecamatan Lapang, Sawang, Samudera, Baktiya, dan Kecamatan Tanah Jambo Aye.


Lahan tersebut rencana akan digunakan untuk kebutuhan rumah para korban terdampak banjir. Ia memastikan lahan tersebut bersertifikat atas nama Pemerintah Aceh Utara. "Secara hukum dan kita punya sertifikatnya, lahan Aceh Utara itu clear and clean. Tidak ada sengketanya. Sertifikat atas nama Pemerintah Aceh Utara," terangnya.

Siap Hibahkan Lahan Pribadi Namun, jika Yayasan Buddha Tzu Chi menilai lahan itu tidak bagus dan tidak sesuai kriteria, Ayahwa menyebutkan siap menghibahkan lahan pribadi di Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk pembangunan rumah korban banjir. 

Menurutnya, yang terpenting adalah rumah untuk warga bisa segera dibangun. "Saya siap hibahkan lahan pribadi saya untuk korban banjir. Terpenting rumah korban banjir untuk rakyat saya bisa segera dibangun," terang Ayahwa.

Dia menyebutkan, hunian permanen sangat dibutuhkan dalam waktu singkat. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang bersedia memberikan dukungan dalam bentuk pembangunan rumah permanen.

 "Saya berterima kasih pada lembaga Buddha Tzu Chi atas dukungannya untuk rumah permanen ini," terangnya. Diberitakan sebelumnya, banjir merendam 18 kabupaten/kota di Aceh pada 26 November 2025.

Aceh Utara salah satu daerah terparah terdampak banjir. Ratusan orang meninggal dunia, ribuan rumah rusak, dan fasilitas umum lumpuh.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ayah wa siap menghibahkan lahan pribadinya untuk korban banjir di aceh utara

Trending Now

Iklan