Iklan

penemuan mayat korban banjir yang hilang selama satu bulan di temukan di persawahan oleh warga sekitar.

Syahrial
Rabu, 24 Desember 2025 | 11:06 WIB Last Updated 2025-12-24T04:06:11Z
   
satu bulan dinyatakan hilang, akhirnya jasad Muhammad bin Isya (50), ditemukan di areal persawahan di Paloh Raya, Muara Batu, Aceh Utara.foto.dok//popularitas



Aceh Utara--23 Desember 2025--satu bulan dinyatakan hilang, akhirnya jasad Muhammad bin Isya (50), ditemukan di areal persawahan di Paloh Raya, Muara Batu, Aceh Utara.

Muhammad bin Isya merupakan salah satu korban banjir yang dinyatakan hilang sejak 26 November 2025 saat banjir menghumbalang kabupaten tersebut.

Kapolsek Muata batu, Ipda Syukrullah dalam keterangannya kepada media Selasa (23/12) mengatakan bahwa, jasad korban ditemukan oleh salah satu warga sekira pukul 18.00 WIB.

“Tadi kita mendapakan ada laporan dari warga soal temuan jenazah. Kemudian kita tindaklanjuti ke TKP. Jasad seorang laki-laki,” terangnya.


Syukrullah mengatakan, penemuan jenazah ditemukan oleh Iskandar (43), yang juga berprofesi sebagai petani, tengah mencari kulkas miliknya yang sebelumnya hilang terbawa arus banjir.

saat berada di area persawahan yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban, saksi melihat sesosok jenazah dan segera melaporkan temuannya kepada warga sekitar.

Temuan itu kemudian disampiakan ke Polsek Muara Batu yang datang bersama Tim Kopasgat ke lokasi untuk evakuasi.


Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah tidak utuh. Untuk memastikan identitas korban, petugas menghadirkan istri korban, Isnaniah (50), ke tempat lokasi.

“Berdasarkan ciri pakaian yang dikenakan jenazah, berupa baju abu-abu, celana cokelat, serta celana dalam berwarna hijau lumut, istri korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah suaminya yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret banjir,” ujarnya.

Syukrullah mengatakan, setelah dilakukan proses evakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans dan selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Selain itu, Syukrullah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir susulan, serta menghindari aktivitas di area rawan seperti bantaran sungai dan persawahan saat debit air meningkat.

“Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau kejadian darurat guna penanganan yang cepat dan tepat,” pungkasnya.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • penemuan mayat korban banjir yang hilang selama satu bulan di temukan di persawahan oleh warga sekitar.

Trending Now

Iklan