Iklan

"Bupati Aceh Timur, menyebut ketiga kecamatan itu belum bisa ditembus oleh tim gabungan karena longsor badan jalan terjadi dalam radius panjang.

Syahrial
Senin, 01 Desember 2025 | 12:00 WIB Last Updated 2025-12-01T05:08:58Z

Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, masih terisolasi dampak banjir dan longsor di wilayah itu. Ketiga kecamatan tersebut yakni Lokop, Serbajadi, dan Simpang Jernih.dok//ist
Aceh Timur--1 Desember 2025--Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, masih terisolasi dampak banjir dan longsor di wilayah itu. Ketiga kecamatan tersebut yakni Lokop, Serbajadi, dan Simpang Jernih.

"Bupati Aceh Timur,Iskandar Usman Al-Farlaky, menyebut ketiga kecamatan itu belum bisa ditembus oleh tim gabungan karena longsor badan jalan terjadi dalam radius panjang. Sehingga untuk mengakses lokasi tersebut harus melewati hutan dengan berjalan kaki.

“Rakyat di sana mengungsi di perbukitan. Kami sudah berusaha untuk menembusnya, namun tidak memungkinkan. Medannya sangat berat dan mereka kelaparan,” kata Iskandar, Senin (1/12).Ia menyebut butuh dukungan semua pihak untuk membuka akses jalan pedalaman Aceh Timur. Seluruh alat berat milik pemerintah yang bisa dioperasionalkan telah dikerahkan.

“Namun masih banyak desa yang belum terjangkau. Kami terus berusaha maksimal. Karena itu, mohon dukungan Presiden RI Prabowo Subianto,” terangnya. Iskandar juga mengkhawatirkan nasib warga di pedalaman yang hingga hari ini belum terakses.


“Listrik padam, sinyak handphone sudah mulai ada. Namun lemah sekali. Itu menambah sulit kami berkoordinasi mencari korban meninggal dunia dan mendistribusikan bantuan,” katanya. Sebelumnya diberitakan, banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.


Usman Al-Farlaky, mengungkapkan fakta mengejutkan soal dampak banjir yang terjadi di kawasan itu selama delapan hari terakhir. "Dua hari dua malam rakyat kami tidak makan. Mereka kehabisan beras di lokasi pengungsian. Beras sementara saya ambil di salah satu pabrik di Darul Aman, Aceh Timur. Ini segera kami distribusikan ke daerah yang bisa kami jangkau,” terang Iskandar,

Dia menyebutkan, bantuan 200 ton beras diminta ke Badan Logistik Nasional (Bulog) belum tiba di Kabupaten Aceh Timur. Dia menambahkan, banjir di sejumlah titik belum bisa dijangkau tim gabungan. Longsor di Kecamatan Peunaron Lokop belum bisa diakses dan pengungsi kelaparan di area perbukitan. Di sana, lima desa tenggelam dan belum bisa diakses.

Stok obat-obatan di Kabupaten Aceh Timur kian menipis setelah satu minggu dilanda banjir bandang, dari total dua Rumah Sakit (RS) yang ada di Aceh Timur yaitu Rumah Sakit Zubir Mahmud, dan Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah (RSAS) Peureulak, hanya RS Zubir Mahmud yang masih memiliki stok.

"Stok Obat-obatan kita sudah sangat menipis, hanya RS Zubir Mahmud yang masih mempunyai stok, sementara lainnya sudah habis," tutur Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Senin (1/12).

Tak hanya itu fasilitas kesehatan lainnya seperti ambulance juga banyak yang rusak terendam banjir menyebabkan proses evakuasi dan pengantaran korban ke rumah sakit menjadi terhambat.

Al-Farlaky menjelaskan bahwa data yang akurat saat ini belum bisa dipaparkan karena masih terkendala jaringan untuk berkomunikasi

Kendati demikian ia tetap mengerahkan segala upaya dan tenaga untuk melakukan pemantauan dan penyaluran bantuan seadanya saat ini.

"Kita terus berupaya bekerja semaksimal mungkin dan memang sangat kewalahan menanggani vencana sebesar ini tanpa bantuan pemerintah," tuturnya.

Ia melanjutkan, informasi diperoleh, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tujuan Aceh Timur sudah selesai dalam pembuatan di Pelabuhan Belawan Medan menggunakan Kapal KRI Sutedi Seno Putra 378, namun jadwal keberangkatan masih belum terkonfirmasi.

"Untuk bantuan dari Kemensos tujuan Aceh Timur sudah dimuat, pada hari ini tanggal (01/12) sekitar Pukul 00:12 WIB namun tujuan keberangkatan akan dikonfirmasi kembali, jadi kita masih menunggu sampai saat ini," tuturnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • "Bupati Aceh Timur, menyebut ketiga kecamatan itu belum bisa ditembus oleh tim gabungan karena longsor badan jalan terjadi dalam radius panjang.

Trending Now

Iklan