Iklan

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Progres Lapas Baru Lhokseumawe, Pastikan Standar Keamanan dan Solusi Overkapasitas

Syahrial
Kamis, 26 Maret 2026 | 00:02 WIB Last Updated 2026-03-25T17:02:29Z

     

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, turun langsung meninjau progres pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe yang baru.dok/hum


Lhokseumawe, 23 Maret 2026 — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, turun langsung meninjau progres pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe yang baru, Senin (23/3).

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah titik krusial, mulai dari blok hunian dan kamar warga binaan hingga struktur tembok keliling. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelayakan fasilitas sekaligus menguji kekuatan konstruksi serta kesesuaian spesifikasi teknis dalam mendukung sistem pengamanan lapas.

Yan Rusmanto menegaskan, pembangunan Lapas tidak boleh sekadar mengejar target fisik, tetapi wajib memenuhi standar teknis yang ketat sesuai konsep pemasyarakatan modern.

“Setiap detail konstruksi harus memenuhi standar keamanan. Tidak ada kompromi untuk kualitas,” tegasnya di sela-sela peninjauan.

Ia memastikan desain dan pembangunan Lapas Lhokseumawe telah mengacu pada sistem keamanan berlapis yang menjadi syarat utama dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan saat ini.

Pembangunan Lapas baru ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan overkapasitas yang selama ini membayangi sejumlah lapas di Aceh. Dengan kapasitas yang lebih besar dan fasilitas yang lebih representatif, proses pembinaan serta pengawasan warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan manusiawi.

“Kami ingin memastikan bangunan ini selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga persoalan overcrowded dapat segera terurai,” ujar Yan rusmanto

Ia juga menegaskan, pengawasan langsung ini merupakan bentuk komitmen institusinya dalam memastikan penggunaan anggaran negara berjalan efektif dan akuntabel.

“Setiap rupiah dari negara harus terwujud dalam bangunan yang berkualitas dan siap digunakan,” tambahnya.

Kegiatan monitoring berlangsung lancar tanpa kendala teknis di lapangan, menandakan progres pembangunan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Progres Lapas Baru Lhokseumawe, Pastikan Standar Keamanan dan Solusi Overkapasitas

Trending Now

Iklan