
kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial dengan menyantuni 63 anak yatim, foto dok/Rumohacehnews.
Lhokseumawe, 23 Maret 2026 — Momentum open house yang digelar Wakil Wali Kota Lhokseumawe berlangsung penuh makna. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial dengan menyantuni 63 anak yatim, menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Wakil Wali Kota tersebut dipadati warga dari berbagai kalangan. Sejak pagi hingga siang hari, masyarakat terus berdatangan untuk bersilaturahmi, mencerminkan tingginya antusiasme serta kedekatan antara pemimpin daerah dan warganya.
Di tengah suasana hangat tersebut, Wakil Wali Kota secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Momen ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan, sekaligus menunjukkan komitmen kepedulian sosial pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pantauan media bahwa open house bukan sekadar tradisi, melainkan sarana mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum untuk berbagi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan kebersamaan dan berbagi kebahagiaan, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dari nilai-nilai sosial yang terus dijaga dan diperkuat di Kota Lhokseumawe.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika warga yang hadir saling bersalaman, berbincang, dan menikmati hidangan yang disediakan. Interaksi hangat ini memperkuat nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas kegiatan open house.
Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun solidaritas sosial. Diharapkan, semangat berbagi dan kepedulian seperti ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat di Kota Lhokseumawe.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan berbagi.

