Iklan

Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui kegiatan peletakan batu pertama

Syahrial
Senin, 12 Januari 2026 | 16:11 WIB Last Updated 2026-01-12T09:11:03Z
     
Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat..foto/rumohacehnews.



Lhokseumawe — 12 Januari 2026--Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui kegiatan peletakan batu pertama yang digelar pada hari Senin.(12/1). Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Wali Kota Lhokseumawe dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan pendidikan. Sekolah ini dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak di Kota Lhokseumawe tanpa terkecuali.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak Lhokseumawe yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” ujar Wali Kota.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini akan dilengkapi dengan ruang belajar yang representatif, fasilitas pendukung yang memadai, serta tenaga pendidik yang profesional. Selain pendidikan formal, sekolah ini juga akan memberikan pembinaan karakter, keterampilan, dan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa.


Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Pemko Lhokseumawe, tokoh masyarakat, Wakil Wali Kota Husaini, SE, Kapolres Lhokseumawe, Kepala Bappeda, Pj Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran OPD terkait. Hadir pula perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh Kementerian PUPR, Manager Proyek PT Wijaya Karya (WIKA) KSO Imam Rahman, Tim Leader Konsultan, serta unsur teknis lainnya.serta perwakilan dari dunia pendidikan.


Seluruh pihak menyambut positif pembangunan Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis dalam mewujudkan generasi Lhokseumawe yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.


Pembangunan yang berlokasi di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu bagi masyarakat.

Groundbreaking dilakukan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, Dalam sambutannya, Sayuti mengatakan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pembangunan ini diproyeksikan akan selesai pada bulan Juni mendatang, sehingga dapat mulai beroperasi pada bulan Juli 2026.

“Kita berharap pembangunan ini dapat diselesaikan tepat waktu. Insyaallah Juni rampung dan Juli sudah mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Dr Sayuti.


Wali Kota juga menambahkan, bahwa masyarakat tidak perlu meragukan kualitas Sekolah Rakyat yang dibangun karena seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah pusat.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemko Lhokseumawe menargetkan Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Pemko Lhokseumawe,



“Yakinlah, Sekolah Rakyat ini adalah sekolah bermutu. Seluruh biaya pembangunan dan penyelenggaraannya ditanggung oleh pemerintah pusat, sehingga standar fasilitas, tenaga pendidik, dan sistem pendidikannya terjamin,” tambah Dr. Sayuti Abubakar.


Sekolah Rakyat dirancang sebagai satuan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total 36 rombongan belajar (rombel) dan kapasitas 1.080 siswa dalam satu lokasi. Rinciannya, jenjang SD sebanyak 18 rombel (540 siswa), sedangkan SMP dan SMA masing-masing 9 rombel (270 siswa). Setiap rombel direncanakan diisi maksimal 30 siswa guna menjamin kualitas proses belajar mengajar.


Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Dr Sayuti juga meminta agar pelaksanaan proyek pembangunan tersebut melibatkan pengusaha dan tenaga kerja lokal, sehingga proyek ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.


Wali Kota juga mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat, ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat berjalan lancar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan sumber daya manusia serta pemerataan pendidikan di Kota Lhokseumawe.


Sekolah rakyat ini di peruntukan untuk warga miskin di kota lhokseumawe yang nanti nya akan,mendapakan akses pendidikan yang bermutu. dan berkualitas dapat bersaing di level nasional ungkap sayuti.ini adalah program dari presiden prabowo.sebagai bentuk wujud kehadiran negara,di seluruh aspek kehidupan masyarakat termasuk aspek pendidikan.akses bagi warga miskin yang selama ini tidak mampu mengakses pendidikan yang berkualitas.




Turut hadir, Wakil Wali Kota Husaini, SE, Kapolres Lhokseumawe, Kepala Bappeda, Pj Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran OPD terkait. Hadir pula perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh Kementerian PUPR, Manager Proyek PT Wijaya Karya (WIKA) KSO Imam Rahman, Tim Leader Konsultan, serta unsur teknis lainnya.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui kegiatan peletakan batu pertama

Trending Now

Iklan