Iklan

55 Siswa MAN Lhokseumawe Lolos SNBP 2026, Tembus UI–UNDIP, Kota Raih Peringkat Tiga di Aceh

Syahrial
Selasa, 07 April 2026 | 16:15 WIB Last Updated 2026-04-07T09:43:01Z
Kepala MAN Kota Lhokseumawe, Suriya, S.Ag., M.Pd.(foto:dok./Diana)


 Lhokseumawe — 7 April 2026--Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan capaian signifikan di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Sebanyak 55 siswa dinyatakan lulus dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk kampus unggulan tingkat nasional.



Kepala MAN Kota Lhokseumawe, Suriya, menyampaikan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan indikator peningkatan kualitas akademik madrasah yang mulai kompetitif di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, 55 siswa berhasil lulus SNBP tahun ini. Ini capaian penting, terlebih ada yang diterima di luar Aceh seperti di Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro. Ini menjadi tonggak baru bagi madrasah kami,” ujarnya.

Data kelulusan menunjukkan, masing-masing satu siswa berhasil menembus UI dan UNDIP—dua kampus yang dikenal dengan tingkat selektivitas tinggi di Indonesia. Sementara itu, mayoritas siswa lainnya diterima di PTN dalam wilayah Aceh, seperti Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, dan Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Menurut Suriya, keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi pembinaan akademik yang lebih terarah, serta kolaborasi intens antara guru dan siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi berbasis prestasi tersebut.

“Ini hasil kerja kolektif. Guru melakukan pendampingan serius, siswa juga menunjukkan disiplin dan komitmen tinggi. Kombinasi ini yang akhirnya membuahkan hasil,” katanya.

Lebih jauh, capaian ini turut mendorong posisi Kota Lhokseumawe di tingkat provinsi. Berdasarkan rekapitulasi sementara, kota ini menempati peringkat ketiga di Aceh dalam jumlah siswa yang lulus melalui jalur SNBP—dengan kontribusi signifikan dari MAN Kota Lhokseumawe.

Meski demikian, pihak madrasah menilai capaian ini belum menjadi titik akhir. Evaluasi dan peningkatan kualitas tetap menjadi fokus, terutama untuk memperluas akses siswa ke perguruan tinggi unggulan nasional.

Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa madrasah tidak lagi berada di pinggiran peta pendidikan nasional, melainkan mulai tampil sebagai institusi yang mampu bersaing dan menghasilkan lulusan berprestasi di tingkat nasional.

“Kami tidak ingin berhenti di sini. Target ke depan bukan hanya jumlah yang meningkat, tetapi juga semakin banyak siswa yang menembus kampus-kampus top nasional. Ini penting untuk memperkuat daya saing lulusan madrasah,” tegas Suriya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 55 Siswa MAN Lhokseumawe Lolos SNBP 2026, Tembus UI–UNDIP, Kota Raih Peringkat Tiga di Aceh

Trending Now

Iklan