![]() |
| Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, melantik 18 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.foto.dok//rumohacehnews |
Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, melantik 18 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Setdako, Senin. Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan dan penguatan struktur birokrasi di tingkat pemerintah daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran para pejabat ini mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap upaya penyegaran organisasi pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan. Ia meminta para pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Jabatan ini adalah amanah. Laksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 800.1.3.3/07/2026 dan Nomor 800.1.3.4/08/2026 tertanggal 23 April 2026. Dari total pejabat yang dilantik, tujuh orang merupakan pejabat administrator (eselon III) dan sebelas lainnya pejabat pengawas (eselon IV).
Pejabat Administrator
1. Jafruddin, SEJabatan lama: Kepala Bidang Koperasi dan UKM pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bagian Umum dan Keuangan pada Sekretariat DPRK Lhokseumawe
2. T. Arriyuza Agam, S.STP .
Jabatan lama: Perencana Ahli Muda pada Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada dinas yang sama
3. Lissa Yoesfianda, S.STP, M.AP
Jabatan lama: Kepala Bidang Pelayanan Perizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe
4. Fittriya Yunita, SE
Jabatan lama: Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada dinas yang sama
5. Hendra Saputra, S.Sos
Jabatan lama: Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian pada Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe
6. Najmah Suraiya, SE
Jabatan lama: Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe
7.Erlina, S.Sos
Jabatan lama: Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana (PAUD dan PNF) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kota Lhokseumawe
Pejabat Pengawas
1 Asri, SEJabatan lama: Kepala Seksi Kerja Sama dan Penindakan pada Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial pada Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe
2 Fachrul Radhi, SH
Jabatan lama: Pengolah Data dan Informasi pada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Kerja Sama dan Penindakan pada Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe
3 Barlian, ST
Jabatan lama: Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Hukum, Ketentraman dan Ketertiban pada Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe
4 Ichsan Nanda, S.Sos, MAP
Jabatan lama: Penelaah Teknis Kebijakan pada Sekretariat DPRK Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe
5 Suci Anggraini, ST
Jabatan lama: Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe
6 Nihatizar, SE
Jabatan lama: Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan pada Dinas Sosial Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe
7 Ninik Dwi Rahayu, SE
Jabatan lama: Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Sosial Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan pada Dinas Sosial Kota Lhokseumawe
8 Suraiya, SE
Jabatan lama: Kepala Seksi Penataan dan Pembinaan Sarana Agama pada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Pengajaran Hukum, Perundang-undangan dan Wawasan Syariat Islam pada dinas yang sama
9 Suwati Ningsih, S.Sos
Jabatan lama: Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Penataan dan Pembinaan Sarana Agama pada dinas yang sama
10 Muhammad Riyadi, ST
Jabatan lama: Pengolah Data dan Informasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Sub Bagian Pengembangan Informasi dan Teknologi pada Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe
11 Saifannur, ST
Jabatan lama: Pengamat Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Kota pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe
Jabatan baru: Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana (PAUD dan PNF) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe
Rotasi juga terjadi di sejumlah OPD lainnya, termasuk Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pergeseran jabatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kinerja serta pelayanan publik kepada masyarakat.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai indikator penilaian kinerja maupun evaluasi yang menjadi dasar rotasi dan promosi jabatan tersebut. Pemerintah kota juga belum merinci target capaian yang dibebankan kepada para pejabat yang baru dilantik.
Pengamat pemerintahan daerah menilai, pelantikan pejabat merupakan hal yang lazim dalam dinamika birokrasi. Namun, transparansi dalam proses penempatan serta evaluasi kinerja tetap menjadi faktor penting guna menjaga kepercayaan publik.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.



