Iklan

Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA) Dibentuk, Dorong Kolaborasi Antar Kampus

Syahrial
Rabu, 29 April 2026 | 11:39 WIB Last Updated 2026-04-29T04:39:58Z
Dr. (C) Ir. Muhammad Hatta, SST., MT dari Politeknik Negeri Lhokseumawe ditetapkan sebagai Ketua FHPTA periode 2026–2029.foto.dok//hum

Banda Aceh,  — Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA) resmi dibentuk sebagai wadah kolaborasi kehumasan antarperguruan tinggi di Aceh. Kesepakatan pembentukan forum tersebut dicapai melalui musyawarah dalam Rapat Koordinasi Humas dan Protokol yang difasilitasi LLDikti Wilayah XIII Aceh, dan diikuti perwakilan humas perguruan tinggi negeri dan swasta se-Aceh di Banda Aceh, Selasa (28/4/2026).

Dalam hasil rapat, Dr. (C) Ir. Muhammad Hatta, SST., MT dari Politeknik Negeri Lhokseumawe ditetapkan sebagai Ketua FHPTA periode 2026–2029. Posisi Wakil Ketua dipercayakan kepada Dr. Teuku Kemal Fasya, M.Hum dari Universitas Malikussaleh, sementara Sekretaris dijabat Mulyana, S.E. dari Universitas Syiah Kuala.

Struktur kepengurusan juga mencakup Imam Taufik Harahap, S.H., M.Si dari Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) sebagai Wakil Sekretaris dan Dewi Farida, SST., M.K.M dari Akbid Saleha Banda Aceh sebagai Bendahara. Selain itu, FHPTA membentuk sejumlah bidang strategis, meliputi publikasi dan media digital, protokol, riset dan opini publik, pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan dan kerja sama.

Dalam sambutannya, Ketua FHPTA Muhammad Hatta menyampaikan bahwa forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengelola kehumasan perguruan tinggi di Aceh.

“Forum ini menjadi sarana silaturahmi, diskusi, komunikasi, dan berbagi informasi untuk saling menguatkan humas PTN dan PTS di Aceh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari penguatan organisasi ke depan.

Di sisi lain, sejumlah peserta rapat menilai pembentukan forum ini merupakan langkah awal yang positif, namun menekankan perlunya tindak lanjut konkret agar tidak berhenti pada tataran formalitas. Konsistensi program kerja, koordinasi lintas institusi, serta dukungan pimpinan perguruan tinggi dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan forum tersebut.

Pengamat komunikasi publik di Aceh juga menilai tantangan ke depan tidak ringan, mengingat dinamika informasi digital yang semakin cepat serta tuntutan transparansi publik terhadap institusi pendidikan tinggi. Karena itu, FHPTA diharapkan mampu menghadirkan inovasi komunikasi yang adaptif dan kredibel.

Secara umum, pembentukan FHPTA dipandang sebagai upaya konsolidasi peran kehumasan perguruan tinggi dalam memperkuat diseminasi informasi, membangun citra institusi, serta memperluas jejaring kemitraan pendidikan tinggi di Aceh, baik di tingkat regional maupun nasional. Namun, efektivitasnya tetap akan bergantung pada implementasi program dan komitmen bersama seluruh anggota forum.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA) Dibentuk, Dorong Kolaborasi Antar Kampus

Trending Now

Iklan